Kombinasi aerobik dan latihan kekuatan ternyata meningkatkan kondisi psikis lebih baik dibanding hanya berlatih aerobik saja.
Marah-marah memang tak ada untungnya. Susahnya , menghilangkan kebisaan yang satu itu sulitnya minta ampun.Untungnya, pernelitian terbaru mengungkapkan bahwa olahraga ternyata bisa mengatasinya dengan jitu. Penelitian terhadah 32 hasil riset tentang aktivitas dan mood pada para lansia, terungkap bahwa olah raga terartur ternyata bisa meningkatkan mood para peserta. Hasil penelitian ini juga diungkapkan dalam JOurnal of Aging and Physical Activity, beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut, penelitian yang dipimpin Shawn M Arent dari Arizona State University di Tempe, ini mneyebutkan bahwa melakukan dua jenis olahraga lebih baik dibanding satu. Kombinasi aerobik dan latihan kekuatan ternyata bisa meningkatkan kondisi psikis lebih baik dibanding bila hanya berlatih aerobik saja. Latihan kekuata, bisa mengatasi kelemahan otot yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari sese orang sehubungan dengan usia, demikian catatan peneliti.
Disebutkan juga bahwa penelitan ini menunjukkan bahwa olahraga dengan intensitas rendah bisa membuat mood menjadi lebih baik. Diperkirakan bahwa olahraga bisa mengenyahkan kondisi yang unfit. Yang penting diketahui, tampaknya kita perlu banyak lagi belajar tentang intensitas, frekuensi dan durasi yang optimal bagi masing-masing individu. Bukankah setiap orang kemampuannya berbeda-beda?
Olahraga di bawah shower, misalnya, mengapa tidak? Selain efisien (Anda tak perlu mencuci baju olah raga), mau tak mau olahraganya pun bisa dilakukan selagi kegiatan rutin di pagi atau malam hari. Asyikkan?.. Gunakan air hangat, yang suhunya sekitar 15 derajat Celcius. Lakukan olahraganya sekitar 10 menit. Demikian saran Dr.Howard Donsky, seorang ahli penyakit kulit dan kosmetik dari Rochester, New York, dalam artikelnya yang dimuat Men’s Health Magazine, belum lama ini.


